Sunday, August 22, 2021

Berlari

 Jauh berlari menggapai mimpi

Terdiam sementara mencari arti

Sejatinya usaha tak akan hianati

Pada setiap jiwa yang meyakini


Jangan, jangan berhenti

Asamu semakin dekat tuk terjadi

Tetap teruslah berlari

Hingga semesta mengamini




Dari hati,

Bibu

15.8.21

Saturday, December 31, 2016

Photolistic!

Ga terasa ya udah mau 2017. Banyak banget postingan tentang resolusi ataupun flash back selama setahun belakangan ini. Tapi postingan ini ga akan ngebahas tentang resolusi atau pun kaleidoskop kok. Mungkin tulisan itu akan menyusul (kalo sempat). Haha.

Aku ingin membahas salah satu event yang aku jalanin dalam tahun 2016 ini. Photolistic yaps! Salah satu event dari departemen pers mahasiswa himpunan mahasiswa teknik industri. Photolistic merupakan workshop fotografi dimana pada tahun 2016 mengusung tema 'Lighting: Stage Photography' dengan pembicara Arbain Rambey dan Ardianto.

Yang ngebikin aku pengen nulis tentang ini adalah, karena aku menjadi bagaian kepanitiaannya. Disini aku mendapat amanah sebagai koordinator sponsorship. Hmm kelihatannya berat ya. Iya emang berat. Tapi.... dari situ aku belajar banyak hal. Awalnya aku, Najib (ketua panitia), dan Aryo (koor acara) melakukan rapat kecil. Ini ide najib sih, dunno why dia percaya sama aku dan Aryo untuk semacam jadi pemikir awal sebelum kepanitiaan terbentuk. Pokoknya setelah itu kami bertiga jadi sering ngobrol ditambah sama Mbak Gandhi. Nah, Mbak Gandhi ini adalah kakak tingkat yang wawasan tentang fotografinya lebih kece lah dari kami semua, jadi masukannya sangat membantu. Walaupuan Mbak Gandhi orangnya agak hmmm hyper tidak jelas, tapi so far dia asik dan baik banget wkwkwkw.

Najib-Gandhi-Aku-Aryo


Aku bahkan lupa sejak bulan apa kami kerja. Kalo ga salah mulai dari Maret/April sampai hari H di bulan September. Jatuh bangun buat event ini terlalu banyak. Panas dingin buat ini juga sering. Bahkan waktu rapat koor, ga disangka menyindir secara keras pun terjadi. Tapi semua itu aku tau kok kalau untuk kebaikan bersama. Karena anak-anak semeseter 4 (waktu itu) dan 5 (saat ini) memang butuh untuk disadarkan.

Aku tahu, banyak banget kekuranganku selama disitu. Bahkan aku sedikit merasa bersalah ketika pada akhirnya kami harus down grade dari rancangan awal karena kondisi finansial. Namun setidaknya aku merasa melakukan banyak hal disini, walaupun Tuhan berkata kalau usahaku belum terlalu membuahkan hasil. Niat awalku menerima tawaran Najib untuk menjadi koor karena aku ingin memberikan kontribusi lebih dibandingkan semester sebelumnya di kepanitiaan yang lain. I wanna say thank you for the chance.

Dari situ aku belajar banyak hal. Menjadi koordinator bukanlah hal yang mudah bagiku. Aku yang notabene tidak enakan harus mengatur anggotaku untuk melakukan pekerjaan bersama. Beberapa hal yang aku pelajari adalah :

1. Pengambilan Keputusan
Kebayang ga sih, aku itu orangnya lama banget kalo mikir. Hal ini dikarenakan aku takut dengan pilihanku sendiri. Aku harus benar-benar memikirkannya, memikirkan dampak kedepannya apakah menguntungkan atau tidak. Sejauh aku menjadi koordinator, aku dituntut untuk mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Salah stau caranya adalah dengan memusyawarkan bersama anggotaku dan koor yang lain. Meminta pendapat dan langsung implementasi. Fury, salah satu orang yang sangat membantuku dalam hal ini. Dia mengajariku berfikir tenang, rasional, tapi cepat untuk mengambil keputusan. Thnk dude!

2. Kerjasana dan Komunikasi
Pengalamanku jadi anggota slaah satu divisi di event lain sebelumnya membuatku sedikit traumatik. Mendapatkan koor yang sedikit tidak terbuka dan selama disitu aku terkesan gabut. Menurutku hal ini dikarenakan kurangnya kerjasama dan komunikasi. Tentu saja belajar dari pengalaman itu, aku mencoba menerapkan komunikasi yang lebih intens dengan anggotaku. Selain itu aku membagi tugas agar lebih sistematis. Walaupun pada pelaksanaannya mereka masih belum begitu terbuka (kebanyaakan anggotanya soalnya adik tingkat) tapi paling engga sudah lumayan. Kalau ada masalah atau aku bingung untuk menentukan suatu hal, maka mereka mau memberikan saran yang bagus.

3. Kekeluargaan
Hai gais persma 2014. Kalian sadar ga sih, kita jadi lebih akrab gara-gara ini? atau cuma aku saja .-. Dari sini, kita jadi sering ngobrol. Sering menghabiskan waktu untuk bahas ini walaupun kadang suasananya tegang gitu sih karena suatu hal. Cuma dari sini aku jadi lebih kenal sama kalian masing-masing. Aku bisa ngebaca sedikit tentang kepribadian kalian dari sini (ah kalian juga pasti jadi tau aku kek mana). Selain sama anak 2014nya, aku juga jadi lebih kenal sama anak-anak 2015 yang tadinya aku nggak kenal sama sekali -_- hehe.

4. Keyakinan
Kalau kata Najib sih suruh realistis aja. Kalau kata Aryo sih kita pasti bisa. Dan ketika memegang keyakinan bahwa kita mampu diimbangi untuk terus berusaha, hal yang tadinya tidak mungkin bisa menjadi mungkin sesuai dengan porsinya. Aryo nih, orang paling terpositif sedunia yang selalu berfikir positif walau dikeadaan sepanik apapun hueehe. Sekarang Aryo ini keren lhoh, ikutan kegiatan leadership gitu-gitu deh. Yaampun kapan aku bisa sehebat dia hehe.

Atas: Rere-Ichi-Aku-Icha-Mahda
Bawah: Fury



Well, terimakasih photolistic 2016!
Bibu.

Friday, December 30, 2016

Jalan-jalan ke delart#11

Tanggal 27 Des 2016 kemarin, aku dan Yara janjian buat ke delart. Delart itu singkatan dari delayota art. Itu merupakan pameran seni yang diselenggarakan oleh anak-anak dr delayota (sma n 8 yogyakarta). Pameran tersebut diselenggarakan di JNM (Jogja National Museum). Kali ini delart yang udah tahun ke 11 look! how old are we :( perasaan baru kemarin SMA mengusung tema 'Aksaraya-Selami dunia buku lebih dalam dari mariana'. Jujur, aku tidak mengerti makna tersiratnya karena emg bukan anak seni. Cuma penikmat saja. Ohya delart ini berlangsung dr tanggal 26-30 Desember lhoh. Jadi hari ini hari terakhir dan masih bisa lihat2. FYI, it's totally FREE!

Aku dan Yara janjian langsung ketemu di tkp jam 4 sore. Aku datang jam 16.05 sore dan Yara telat setengah jam karena macet. Jogja kalo liburan tahun baru gini padet sekali :(. Setelah nunggu Yara, kami berdua masuk ke dalam. Secara keseluruhan, semakin kesini delart semakin tematik dan padat. Dulu jamanku delart diselenggarakan di TBY (taman budaya yogyakarta) tapi kalau ga salah udah dua tahun ini venue-nya pindah di JNM. Kalo dari perbedaan tempat TBY menurutku lebih luas, kalau JNM lebih sempit tapi lebih bisa terkonsep gitu sih. I dunno sih. Aku dulu bukan panitianya.

Karya-karya disini (yang aku baca deskripsinya) kebanyakan menekankan tentang penitngnya bahasa. Bahasa verbal maupun non-verbal. Sejauh aku (yang cupu seni) melihat, so far so goood  kok. Mulai dari karya-karyanya yang maknanya dapet dan juga dari panitianya yang ramah-ramah hehe.

Di bawah, ada beberapa foto tentang karya maupun kenarsisanku dan Yara. hehe. Mumpung masih ada waktu beberapa jam lagi, ayo segera mampir ke JNM yaa!!

Bibu.












Monday, December 26, 2016

Trip to Semarang

Halo! Sudah lama sekali rasanya tidak nulis disini. Terakhir kali nulis itu awal tahun 2015 which is itu udah tahun lalu. Kali ini, aku bakal nulis tentang liburan (semester kemaren) sama temen-temen kuliah. Yaps aku tau kalau ini sudah so yesterday liburannya, tapi buakankah mengabadikan moment itu tidak salah. Yasudah, let's get started!

14-17 Januari 2016 it was fun!
Aku-Gresma-Nia-Ana sengaja liburan ke Semarang which is itu adalah rumahnya Delia. Kenapa bisa memutuskan ke sana. Hmm gini ceritanya, awalnya kami berencana liburan ke Bandung (kalo ga salah misal kita ke Bandung, si Ekki bisa join). Tetapi karena beberapa hal kami memutuskan ke Semarang aja. Beberapa hal itu tuh kayak kita disana ga penak karena ga ada kerabat (ada ding budhenya Gresma, tapi Delia tidak nyaman kalo misal bukan punya ortu sendiri), terus keknya dikarenakan rumah budhenya agak jauh dari mana-mana dan mobil cuma satu. Tapi kalo masalah mobil sebenernya bisa diakalin sih. Yaaa pokoknya gitu deh, tau sendiri cewek rempongnya kek mana. Dan finally tujuannya ke rumah Delia. Gegara kita ga jadi ke Bandung, si Ibnu sempet agak gimana gitu soalnya tadinya kami janjian dan dia sudah mengiyakan buat ngajak kami keliling gitu deh. wkwk.

Aku dan Gresma berangkat dari Jogja naik shuttle, terus si Ana sama Nia berangkat dari Solo naik bis. Kebetulan (udah direncanain deng hehe) sampai di semarangnya jamnya samaan. Kami turun di terminal Banyumanik dan Delia dah nunggu di dalem mobil dengan dandanannya yang kayak ibu-ibu (bukan menor tapi cuma pake kaos pendek terus kerudungnya yg gede langsungan gitu wkwkw). Habis itu kami semua langsung ke rumah Delia yang jaraknya deket dari situ.

Karena sudah sore kami ga kemana-mana hari itu. Seingetku kami malamnya cuma muter-muter trus makan sama orang tua Delia di restoran yang-tidak-begitu-jauh-dari-rumah-tapi-muter-muter. Aku ga ngerti sama jalanan di Semarang ini. Jalannya naik turun dan muter-muter :( tapi nggak separah Solo sih yang banyak jalan searahnya. hueeheh.

Lanjut hari kedua, kami jalan-jalan ke Kota Lama (?) atau Kota Tua (?). Ngapain disana? Yaaa foto-foto hehe. Apalagi yang dicari :(. Pokoknya kami dari pagi mau ke siang gitu di Kota Lama sampai bosen. Terus lanjut solat dhudur di mesjid yang itu lah. Terus makan dan lanjut ke Citra Land (?) or Grand Citra(?) Pokoknya itu adalah perumahan elite yang hmmm..... asik juga suasananya. Asri sih, cuma masih belum sepenuhnya berpenghuni waktu itu. Di depan dari perumahan itu ada ferris wheel. Kita bisa naik itu dengan membayar 15k kalo belum naik ya. Pemandangannya bagus! Terus berakhir makan di Tea House. 

Lanjut hari berikutnya kami ke Cimory sama ortu Delia juga huehee (seneng soalnya ditraktir ckck). Kami makan siang terus kami foto-foto di farm-nya. Sedangkan om sama tante tetep duduk di resto sambil nungguin kami foto-foto di bawah hehe. Nah ada yang lucu sebelum berangkan ke cimory. Awalnya tante (mama Delia) pengen banget ngajakin ke Bandengan, tapi om pengennya ke cimory aja yang deket. Nah diantara kami ada yang belum pernah ke cimory maupun bandnegan. Kan disuruh milih kan, nah akhirnya kami milihnya pake koin. Memang koplak sekali teman-teman saya wkwk. Kalo ga salah yang kepilih tuh bandengan tapi si om bilang cimory ajah wkwk. Kami sih ikut saja :)). Yaah pokoknya gitu deh. Ohya sorenya kami misah sama ortu Delia, kami ke Sam Poo Kong. Aku lupa keknya bayarnya masuk 5k cmiiw. Biasa kami disana foto-foto gitu. Nah,.... malemnya ini kami ke simpang lima dan nganterin Nia ketemu om dan tantenya (iya ga sih(?) hari yg ini bukan ya). Jadi intinya Nia bakal balik ikut om sama tantenya gitu malamnya.

Hari terakhir. Cuma tinggal berempat soalnya Nia semalem dah balik. Pagi-pagi kami ke Kota Lama (lagi) buat foto di depan pintunya di pabrik rokok yang saya tak tau namanya wkwkw. Habis itu ke CFD di simpang lima. Aku baru tahu, ternyata CFD disini mirip kayak sunmor di UGM. BANYAK JAJANAN wkwkw. Bahkan kami yang belum mandi saja sudah jajan banyak :( (ini nih kalo ketauan mama dimarahin). Terus kami bablas sekalian cari oleh-oleh khas semarang gitu. Dan setelah itu kami balik ke rumah Delia. Kami packing dan siangnya kami pulang ke kota masing-maisng.

Pulangnya aku dan Gresma naik bis ke Jogja, Ana juga pulang ke Solo naik bis sih tapi sendirian huhu kasian. Tapi seneng sih liburannya ga nganggur di rumah. Selain bisa silahturahmi ke rumah temen, bisa juga liburan main-main dan foto-foto gitu hehe. Sedih nih, liburan yang sekarang ga bisa main-main lagi bareng. hehe. Pada ada agenda lain keknya. It's Oukaaay! Pan-kapan lagi yaa gaes. huehehe.

Ohya ini foto-fotonya di bawah yaap!

Sayag kalian, sayang kamu!
XOXO

meh - delia - ana

'belum siap' ana - nia - delia - gresma

nasib di belakang aku tak ada

di depan ferris wheel

cimory

sam poo kong 1

sam poo kong 2

cimoryhhhh

ini lho gerbang pabrik rokok

lucu yhaaa

simpang lima!



Friday, January 9, 2015

Aku Mencintaimu Hujan

Hai! Biar nggak mainstream, postingan pertama di 2015 dibikin H+9 aja. hehe. Nggak sih nggak disengajain. Cuma momentnya pas aja. Pas habis UAS dan pas banget pengen nulis.

Kalian yang kenal aku pasti udah tau banget, kalo sifat terlalu perasa untuk mempedulikan kata orang lain dan kurang pede ini ternyata udah mulai keterlaluan. Udah terlalu banyak minta belas kasih yang sebenernya dan harusnya untuk ukuran sedewasa ini itu udah nggak ikut itungan. Jujur udah usaha, udah sok ethel. Sok nebelin telinga, nebelin muka, sama nggedein hati. Tapi ternyata usahanya kurang. Dan hasil belum keliatan.

-------

Aku mencintaimu, hujan...
Kata-kata itu yang sering kudengar dari orang-orang disekitarku. Termasuk dariku. Orang-orang yang kini umurnya bukan lagi remaja, melainkan sudah dianggap dewasa. Namun tidak sesuai dengan pernyataan yang mereka keluaran. Temasuk aku.

Mereka berkata dengan mulut mereka bahwa mereka menyukai hujan. Namun mereka tak mencintai hujan sepenuh hati. Kadang mereka menghujat hujan. Begitu pun aku. Mereka takut. Mereka bersembunyi untuk berteduh. Mereka menunggu agar hujan reda seketika. Agar rencana yang telah mereka  susun terlaksana. Mereka takut. Takut baju bagus mereka basah. Bukan hanya mereka. Tapi aku.

Walau begitu, aku tetap mencintaimu hujan. Menunggumu jatuh. Menunggumu membasahi tanah dengan bau yang khas. Menunggumu membawa kenangan pahitku menyatu dalam tanah.

Maafkan aku dengan cintaku yang tak tulus padamu, Hujan. Bukan karena ku tak setia. Namun hanya waktu saja yang terkadang kurang pas mempertemukan kita.

Kini aku membayangkanmu. Mencoba mengubah posisiku menjadi dirimu. Walau kau dihujat atas kedatanganmu, kau tetap tak peduli. Kau memberi manfaat bagi mereka yang senang dan menunggumu.

Bolehkah aku menjadi sepertimu? Yang tetap saja datang mengalir walau banyak orang membencimu.Terkadang mereka yang menghujatmu itu tak mengerti. Mereka tak mengerti bahwa diluar sana banyak sekali yang membutuhkan dirimu. Yang mencoba mengambil manfaat dari dirimu.

Boleh aku menjadi sepertimu, Hujan? Agar aku lebih percaya bahwa masih ada yang membutuhkan kemampuanku. Agar aku berani untuk lebih mengekspresikan diriku tanpa mempedulikan yang lain. Agar aku menjadi Aku yang sebenarnya. Entah diterima atau tidak. Entah dicibir dan dihujat. Namun tetap berani melakukan yang terbaik bagi sekelilingku. Aku ingin menjadi sepertimu. Menjadi diri sendiri dengan prinsip yang teguh.

Aku akan mencoba sepertimu, Hujan. Agar perasaanku semakin kuat apapun kondisinya.

Aku mencintaimu, Hujan.....

Pertanyaan terakhirku. Bolehkah aku menjadi speertimu, Hujan? // Ya.

Baiklah, hari ini aku mencoba menjadi hujan.
Biar aku jatuh dihatimu dan kamu tidak bisa menghindarinya :) - Kurniawan G. (kalimat ini diambil dari tumbrlnya MasGun)


Dariku,


Monday, November 3, 2014

Goes to Suroloyo

Prolog.
Sudah malam, ikan ibib bobok. Yakali bobok jam segini, tugas udah kelar tapi kok masih ngegantung ada yang bikin penasaran. Kalo boleh ngeluh dikit yaa, dikit banget aja... Lagi sebel nungguin balesan aslab. Habisnya ngeline pagi, sampai sekarang blm dibales. Baru di read doang :" Apa mungkin pertanyaanku terlalu bodoh kali ya. Atau mungkin aslab sedang sibuk. Yakali sibuk, kayaknya itu masuk akal. Yaudah, daripada kesel sendiri, mendingan nulis lah.

Setelah sebelumnya touring ke pantai di Gunung Kidul (pas itu aku nggak bisa ikut). Kemarin hari Sabtu tanggal 1 November 2014, kita (Industri14) touring lagi. Tujuannya ke puncak Suroloyo. Yang ikut ada 30 anak. Yang cowok nebengin yang cewek, dan sisanya masuk mobil Ricky (termausk aku). Yaudah sih, pasrah. Enak juga naik mobil. Bisa tidur diperjalanan.

Kami nginep di rumah Firda. Aku sih sempet tidur. Kan lumayan tuh tidur bentar. Yang lainnya sih pada begadang nunggu sampai jam setengah dua pagi. Jam dua pagi, anak-anak cowok pada ngejemput kita. Dan berangkatlah kita jam dua pagi itu.

Waktu berangkat, yang semobil ada Ricky-Sam-Delya-Ufa-Aku. Dan belum setengah jam perjalanan aku suah tertidur. Ya gimana ya, suasananya ngedukung banget buat tidur. Maklum seharian kuliah padahal cuma satu makul.

Banyak banget kejadian yang cukup membuat shock saat perjalanan, mulai dari motor Tutek dan Evan yang hampir jatuh, dan ternyata jatuh saat mau naik tanjakan, mobil Ricky yang terlalu ceper waktu nanjak gak kuat dan berasap, para penumpang harus turun dari mobil, jalan kaki barengan biar yang cowok naik tanjakan dulu. Pokoknya amazing lah.

Setelah sampai parkiran, langsung naik tangga. Katanya sih ada 200an anak tangga. Terus sholat subuh dengan tayamum di gardunya disambut angin kenceng. Nungguin sunrise tapi ternyata mataharinya ngumpet dibalik awan dan kabut. Dan alhasil jam setengah tuju matahari sudah di atas menenteng sinarnya,

Mungkin saat itu bukan waktu yang tepat untuk kami melihat sunrise. Tapi yang jelas, kebersamaan yang terjalin cukup menggantikan kekecewaan kami.

Epilog.
Akhirnya kami pulang dan makan, tersesat bersama, turun dari mobil karena nggasruk gundukan. Makan bareng di Pujale. Selama perjalanan pun aku tertidur. Itulah mengapa predikat tertidur jatuh padaku -_-"







Sunday, August 31, 2014

Baru seminggu

Nggak kerasa libur panjang udah usai. Nggak kerasa masa galau un-jurusan-bingung ospek sudah terlewati. Nggak kerasa sekarang udah seminggu jadi mahasiswa. Nggak kerasa kita dah lama nggak ketemu yaa (hashtag CIE). Nggak kerasa sekarang aku punya keluarga baru! IEGMU2014 (maaf foto full team belum ada, soon!)

Rasanya nggak afdol kalau nggak cerita. Terutama tentang kegiatan beberapa minggu ini (re: ospek). Oke, dimulai dari nol sini yaa.

Ospek universitas dimulai. Alhamdulillah tugas udah beres semua, tapi hati belum siap. Dan kita baru dikasih tau tentang pembagian kelompok itu h-2. Awalnya nggak yakin bisa adaptasi, maklum kalo kata mbak Queenta (pembicara pas softskill) kekurangan tipe sekuensial konkret tuh adaptasi. Makin takut kan (sounds alay but true). Untungnya aku masuk kelas samaan sama si Adam (temen satu unit; anak paling narsis). Jadinya rasa parno lumayan berkurang. Makasih ya Dam hehe. Walaupun aku tau pasti dia bosen ketemu aku mulu. hufft --"

full team, Suhardi Tjahjono 24- SV 103

Ternyata out of expectation yah, ospek univ nggak seserem apa yang dibayangin. Disini kita diajarin tentang how to be a good mahasiswa. Banyak banget games yang mengajarkan tentang leadership, teamwork, confidence, dan lain-lain. Seneng bisa ketemu 50 anak dan 2 cofas lucu (Mas Hendry&Mbak Au). :) jangan sombong-sombong ya kalau besok ketemu!

ini waktu closing, aleman yaa nulis gitu di tongsis yaa coba kamu jadi kita..
(liat muka Adam selalu di depan dan megang tongsis; 2foto di kiri)

Setelah 2 hari ospek univ, dilanjutkan 2 hari ospek faktulas. Alhamdulillah aku diterima di fakultas teknik. Disini kita dibagi jadi beberapa unit. Nah, aku masuk ke unit 29. Berisikan 32 anak dengan hanya 8 orang perempuan dan dipandu oleh 2 orang pemandu tetap plus 1 pemandu pengganti (Mas Sigit&Mbak Ria+Mbak Nurul), kita istimewa yaa pemandunya banyak :). (maaf belum punya foto resmi yang di tugu teknik)

Minus Mas Sigit&Mbak Nurul. Unit 29, RM. Soedarsono

Glad to meet you my girls!

Ospek fakultas ini tugasnya lebih berat dibanding yang universitas, tapi kebanyakan kami kerjakan bersama-sama. Anggep aja kita ospek 2 minggu deh. Yang seminggu pertama, kita selalu pulang-balik rumah eyangnya Ipeh dan seminggu setelahnya buat ospek (2hari univ-2hari fakultas-2hari softskill-1hari closing). Dan disitulah banyak kenangan-kenangan yang bikin aku khususnya makin sayang sama unitku ini. Senengnya lagi, anak-anaknya koplak semua dan asik badai (sounds over alay, but true). Bahagia lah bisa punya keluarga baru kayak kalian. I hope our friendship could be everlasting! :)

blurr, nggak full team. @ kalimilk

Seperti kata pepatah, setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Mungkin kita sekarang udah sibuk dengan aktivitas masing-masing, tapi ingat kita ini satu keluarga. :)

Dan seperti kata pepatah (lagi), kebahagian itu datang bersamaan dengan kesedihan. Banyak hal yang membuatku sedih pula. Tapi Alhamdulillah masih bisa teratasi.

Terimakasih yaa sudah menerimaku menjadi bagian dari kalian :) Sukses selalu!

sumber foto: hp adam-syifa


with love,

Wednesday, August 27, 2014

masa transisi itu memang berat, tapi saya sedang mencoba melaluinya. :')

Saturday, August 9, 2014

Penting, PPSMB UGM

Hallo fellas, akhirnya bisa nulis lagi di blog yang hampir bersarang laba-laba. (maklum liburan gini enaknya hibernasi haha). Postingan kali ini ditujukan untuk melengkapi tugas ppsmb ft ugm 2014. Waktu nulis ini sih emang belum dimulai acaranya, tapi kita udah dikasih tau jauh-jauh hari mengenai materi dan tugas yang bisa dicicil sebelum kita dikumpulin per kelompok.
Cie dah jadi maba (mahasiswa baru), cie. Alhamdulillah yaa bisa naik tingkat dari siswa ke ‘maha’siswa. Mehehe. Sehabis keterima dan daftar ulang yang ada di otak cuma what if- what if- what if-. Ya karena predikat maba emang masih baru melekatnya. Masih nggak tau kuliah itu harus gimana dan kayak apa, kita masih pakai buku tulis atau gimana(?), dosen itu kayak guru SMA atau enggak(?). Yang ada di bayangan masih berupa pengandaian tak berujung. Dan kemudian datanglah informasi mengenai PPSMB.

Hah? PPSMB? Itu ospek ya? Itu acara apaan sih? Ngeri nggak yaa? Aku kudu gimana?
Awalnya sih gitu, macem-macem pertanyaan menghiasi otak. Berhubung kita sudah hidup dijaman serba modern ini, dan arus informasi yang disampaikan lewat media masa pun dapat diterima dengan mudah, maka…. Akhirnya pun sedikit mengerti.

PPSMB adalah singkatan dari Pelatihan Pembelajaran Sukses bagi Mahasiswa Baru. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap tahunnya khusus bagi mahasiswa baru UGM.
Untuk lebih mengenal ppsmb silahkan membaca INI
PPSMB di UGM dibagi menjadi 2 yaitu tingkat universitas dan tingkat fakultas, bahkan ada yang 3 (plus tingkat jurusan)
PPSMB tingkat Universitas disebut PALAPA, untuk FAQ-nya bisa dilihat DISINI
PPSMB tingkat Fakultas, tahun 2014 namanya PRISMA. FAQ-nya bisa dilihat di sini DISINI


source: web palapa


source: web prisma

Jadi, apa pentingnya PPSMB? (karena emang tugasnya suruh nulis pentingnya PPSMB)
Tentunya PPSMB itu penting, walaupun banyak banget (terutama yang udah nggak jadi mahasiswa) yang bilang kalau  itu cuma formalitas. Tapi disetiap kegiatan pasti ada hal yang bisa dipetik kok. Pasti…. Iya pasti….. :’)
Menurut blog ini, salah satu pentingnya PPSMB adalah komunikasi, karena memang banyak tugas yang diberikan. Sedangkan para mahasiswa berasal dari penjuru nusantara, maka kita pun harus sering-sering berkomunikasi bersama teman-teman baru kita.
Selain itu, menurutku kegiatan semacam PPSMB ini adalah sarana untuk memunculkan keinisiatifan dan kekreativitasan para maba. Kita ditutuntut untuk berinisiatif, misalnya dalam hal membuat grup WA/Line/fb untuk mempermudahkan berkomunikasi antar maba. Dalam hal kreativitas dapat dilihat dari tugas-tugas yang diberikan. Misalnya dalam hal menghias caping, membuat postingan blog, membuat cocard, jargon kelompok dsb.
Disini pula kita diajarkan bagaimana kehidupan mahasiswa itu. Hal tersebut dapat kita lihat dari banyaknya tugas-tugas yang diberikan. Katanya sih, katanya mahasiswa itu tugasnya lumayan banyak. Ya tergantung jurusannya sih, kalo yang selo pasti juga selo kok. (semoga). Kita juga dapat belajar mengenai prioritas dan manajemen waktu untuk mengerjakan semua tugas yang diberikan dosen.
Dari berbagai beasiswa yang diposting di ditmawa, banyak yang persyaratannya menggunakan sertifikat PPSMB. Jadi tentunya kita harus lulus PPSMB dulu sebagai salah satu syarat pengajuan beasiswa. Kalau tidak lulus, kita diharuskan mengulang tahun berikutnya.
Usut punya usut juga, katanya sertifikat PPSMB itu digunakan saat yudisium sebelum wisuda. Jujur, aku nggak tau apa itu yudisium. Mari kita lihat apa itu yudisium  disini.

Kenapa sih yang dibahas yang positif-positif melulu?
Ya karena tugasnya menegnai pentingnya PPSMB. Karena di otak juga masih sangat abstrak kayak gimananya. Walaupun udah nyari dan baca blog kakak tingkat mengenai hari H PPSMB jamannya mereka yang harus bekerja lembur, tapi entah masih nggak tau kayak gimananya. Mari kita merasakan PPSMB bersama esok saat hari H. Mari dinikmati bersama dan petik positifnya.
Kesimpulannya, PPSMB adalah sarana pengenalan mahasiswa baru untuk beradaptasi. Selain itu mengajarkan kita tentang jiwa kepemimpinan, bagaimana kehidupan di universitas nanti, dan salah satu syarat kelulusan. Mengajarkan pentingnya komunikasi, menjadikan kita mahasiswa yang keratif-inovatif-dan berinisiatif, dan yang jelas akan banyak kenangan-kenangan yang terukir setelah kita melewatinya. Pasti. J
Mari kita semangat! J J J

Sampai bertemu dikampus! #TeknikUGM14


Salam,
Nurroh Habibah
Teknik Industri UGM 2014

Wednesday, June 25, 2014

nge-ART JOG 2014

Heboh politik yaa? Hayo mau milih siapa? Yakin tuh sama pilihanya? Jangan lupa yaa tanggal 9Juli.... Datang-pilih-coblos-celup. (y)

Gemes nih sama politik di Indonesia. Tadinya nggak mau tau, tapi makin lama makin sadar kalo kita tetep kudu nyemplung paling nggak ngikutin apa yang lagi hitzzzzzzzzzz. Harus banget tau apa itu 'bochor' dan apa itu 'tank leaopard 62ton'. Apalah itu semua, tadinya bener-bener buta and well sekarang udah lumayan bisa bedain mana yg pencitraan mana yg menguasai dan mana yg nggak cuma good looking (?).

Anyway, aku nggak mau komentar lebih jauh di sini. Cuma kok ya temanya nyrempet sama yang mau aku posting. Yaitu tentang politik. Beberapa hari yg lalu, Aku-Kiki-Lala ke ARTJOG di TBY (Taman Budaya Yogyakarta). Artjog tahun ini temana yaitu Legacies of Power,2014 tahun politik bagi Indonesia dimana kita akan menjelang peristiwa besar dan penting yaitu pemilihan umum, dengan pemilihan presiden baru sebagai puncaknya. Pergantian kekuasaan di tengah sengkarut dunia politik dalam dekade terakhir yang diwarnai maraknya kasus korupsi partai dan mengakibatkan turunnya kepercayaan rakyat dan rendahnya pertumbuhan ekonomi menjadikan tahun 2014 menarik untuk diamati.

Berbeda seperti tahun sebelumnya, tahun ini yang jelas masuknya bayar -___- bayar 10k. Tapi anehnya malah tetep rame banget gitu. Sampai desek-desek gitu..... Terus diperpanjang juga, mungkin karena animo masyarakat banyak banget kali yaa. Iya-in aja.

Selain itu, umm..... agak sedikit prihatin sebenernya. Well.... sebenernya ke pameran itu tujuannya pengen apa sih? Cuma liat-liat, pengen selfie, apa gimana? Kok disetiap sudut semua pada selfie. Emang sih nggak dipungkiri, karya-karya yang dipajang disana cukup nyentrik dilihat. Tapi sayang, kadang mereka pada nggak baca caption dari karya tersebut. Padahal banyak karya yang maknanya dalem banget, kadnang kudu baca dulu baru bisa paham sama bentuk karyanya. Maklum bukan anak seni -__- Tapi nggak naif juga pas kesana pingin foto-foto heheh... Cuma yaa jadi kayak rebutan gitu. Kurang bisa nikmatin aja, nggak kayak 2tahun lalu yang bisa nikmatin dan lama-lama didalem. Yaudah..............liat fotonya aja yaaah..... :)

Lala-Kiki

tickets

theme



kiki-saya-lala

nih, ramenya segini. padahal bukan malem minggu

dibaca









6606 anggota legislatif kalo gak salah


power

sex

me

lala

no one cares

keep growing


hayo ini siapa? pada tau kan?


so cute



daya kuda


dibaca


saking sumpek dan rame, kudu ngadem di depan blower

hanyalah catatan sejarah



hayo itu siapa?

pada kenal gak?

ini sok candid

hijab

maafkan kelakukan teman saya


mereka memilih 2 untuk besok. sepertinya bahagia wajahnya







plakat-plakat yang bertebaran

yang stau ngefotoin satunya juga, tubrukan deh. so sweet ya


saya-kiki-lala


dont touch me. sakitnya tuh disini.

sakitnya tuh di sekujur tubuh men.





all photos' source: dok.pribadi